Wanita Lebih Panjang Umur???

Setiap kali pulang mudik ke rumah nenek, sering saya lihat kakek-kakek dan nenek-nenek tetangga nenek saya (semoga bacanya tidak pusing :D) sedang duduk santai di halaman rumahnya. Hmmm, coba saya ingat-ingat sebentar…

  • Tetangga depan nenek saya, yang ada hanya tinggal nenek-nenek saja, suaminya sudah meninggal.
  • Tetangga sebelah kanan, ternyata si nenek sudah janda juga.
  • Tetangga sebelah kiri, malah keduanya sudah meninggal. Jadi, tidak ada nenek-nenek dan kakek-kakek di sana, tapi yang duluan meninggal si kakeknya.
  • Tetangga depan agak ke kanan sedikit, sama seperti tetangga sebelah kiri, keduanya sudah tidak ada. Tapi, yang duluan pergi si neneknya.
  • Tetangga depan agak ke kiri sedikit, saya kurang ingat sama mereka :D.

Nenek saya sendiri, keduanya sudah menjadi single parent.

Anda tentu bingung, kenapa saya repot-repot mengingat-ingat apakah tetangga nenek saya yang masih ada tinggal nenek-nenek atau kakek-kakek? Kalau Anda cerdas, tentu bakalan langsung “ngeuh” setelah mengaitkannya dengan judul tulisan ini ;).

Yup, saya sedang survey kecil-kecilan (sangat kecil sekali malah, ngambil sampelnya cuma tetangga depan, kiri, kanan, serong kiri, dan serong kanan *LOL*). Hanya penasaran saja, mana sih yang lebih panjang umur, wanita atau pria? Dan saya mengambil sampelnya dari tetangga nenek saya karena banyak lansia di sana.

Hasil survey saya menyimpulkan bahwa wanita (khususnya tetangga-tetangga nenek saya) lebih panjang umur daripada suami mereka. Memang sangat tidak ilmiah… :D. Tapi, coba baca artikel ini. Suvey ini terinspirasi dari artikel tersebut.

Ternyata dalam hal memperbaiki diri, sel-sel tubuh wanita lebih baik daripada pria. Jadi, jika ada sel yang rusak, sel pada tubuh wanita akan mampu memperbaiki dengan lebih baik daripada sel tubuh pada pria. Hal ini sangat berguna ketika wanita bereproduksi, yaitu melahirkan keturunan.

Selain itu, faktor hormon estrogen pun cukup andil dalam “memperpanjang umur” wanita. Kenapa? karena salah satu peran estrogen adalah untuk mengatur kelenjar pembuluh darah dan mengatur kadar lemak agar tetap dalam kondisi baik. Dengan kata lain, estrogen melindungi wanita dari penyakit jantung yang merupakan “penyebab” kematian nomor 1 di dunia.

Bagaimana, apakah Anda setuju dengan teori “wanita lebih panjang umur”? Itu kembali kepada diri Anda sendiri. Semua ini kan hanya teori manusia, dan tidak ada teori manusia yang sempurna.

Selalu menjaga kesehatan, itu yang paling penting. Dengan begitu, berarti kita bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah karuniakan ini. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s