Langkah Bayi Membantu Bumi Mengurangi Beban Masalah dari Sampah (1)

Informasi ini dipersembahkan oleh: Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi

Anda ingin membantu Bumi mengurangi beban masalah dari sampah, tapi Anda belum tahu harus mulai dari mana? Atau Anda merasa hal ini terlalu sulit bagi Anda?

Bayangkan Anda adalah bayi yang sedang belajar: tidak takut untuk mencoba, tidak takut salah, dan selalu mencoba lagi jika gagal. Mereka tidak ragu dan malu untuk memulai sesuatu secara bertahap. Mulai dari belajar menghitung, kemudian duduk, merangkak, berdiri, lalu akhirnya berjalan. It’s adventurous and fun!

Ikutilah langkah-langkah bayi berikut ini.

  • Tidak perlu malu untuk memulai sesuatu dengan langkah yang paling sederhana, walaupun jauh dari ideal.
  • Tidak perlu takut gagal dan putus asa untuk mencoba lagi.
  • Tidak ragu dan bersemangat untuk mencoba melakukan langkah-langkah yang lebih sulit.

Setiap langkah dirancang untuk menyiapkan Anda untuk memasuki tahap berikutnya. Pada langkah awal, tidak terlalu banyak perubahan gaya hidup yang perlu Anda lakukan. Langkah berikutnya memerlukan perubahan gaya hidup yang semakin besar serta kepekaan yang semakin tinggi. Tanpa terasa Anda akan menjadi aktivis lingkungan yang melakukan perubahan mulai dari diri Anda sendiri!

Langkah Bayi 1:  Pisahkan Sampah Menjadi Sampah Organis dan Non-organis

Tercampurnya sampah organis dan non-organis adalah faktor utama yang menyulitkan pengolahan sampah pada tahap berikutnya. Seringkali karena sampah sudah tercampur, banyak sampah yang sebenarnya bisa didaur ulang menjadi tidak bisa didaur ulang. Sehingga satu-satunya kemungkinan penanganannya adalah dibakar atau ditimbun, yang keduanya akan membahayakan kesehatan dan jiwa orang-orang yang hidup di lingkungan tempat sampah dari rumah kita dibuang.

Panduan

Pisahkan sampah organis dan non-organis, dan tempatkan pada tempat sampah atau kantung yang berbeda.

  • Sampah organis: bahan yang berasal dari hewan dan tumbuhan. Contoh: sampah kebun, sisa makanan, kertas, kain.
  • Sampah non-organis: bahan yang bukan berasal dari hewan dan tumbuhan (dari bahan minyak bumi dan hasil tambang). Contoh: plastik, logam, baterai, kaca.

Sumbangan yang Anda berikan

  • Bahan non-organis yang bisa didaur ulang menjadi lebih bersih à lebih besar kemungkinan didaur ulang.
  • Proses pengolahan sampah organis menjadi jauh lebih mudah.

Masalah yang mungkin masih terjadi

Sampah organis kemungkinan masih bau.

Tips memisahkan sampah

Hindari memisahkan sampah pada saat sudah tercampur, tapi pisahkan sejak kita membuang. Sediakan tempat sampah yang berbeda untuk setiap jenis.

Tips mengurangi bau sampah organis

  1. Campur sampah dapur dengan sampah kebun (lebih baik daun-daunan kering).
  2. Bila memungkinkan:
    • Buatlah cukup banyak lubang di kantung sampah organis Anda (cara paling sederhana adalah melubangi kantung sampah Anda dengan paku). Sistem keluar-masuk udara yang baik akan mencegah timbulnya bau.
    • Cacahlah sampah Anda sehingga memiliki ukuran sekecil mungkin.

Langkah Bayi 2: klik di sini

Ingin tahu lebih banyak tentang Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi? Silakan klik YPBB.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s